Partisi merupakan pembagi dari sebuah kapasitas harid disk. Di Linux dalam pembagian Partisi tidak sama dengan pembagian partisi di Windows yang partisi selalu sesuai dengan yang kita inginkan. Tapi di Linux dalam sebuah partisi ada bagian bagian partisi yang harus di perhatikan. Apabila partisi ini tidak di perhatikan, maka yang terjadi pada saat installas mengalami masalah atau eror
Namun dalam masalah partisi ini, kita tidak usah hawatir. Karna kali ini kita akan membahas tentang bagaimana caranya untuk membuat suatu partisi di sebuah OS Linux khususnya di Linux debian.
Sebelum kita membahas tentang bagaimana caranya untuk membuat partisi di debian, maka ada kalanya kita harus mengetahui jenis jenis partisi yang harus di perhatikan di Linux debian ini. Adapun jenis jenis partisi yang ada di linux debian ini adalah Partisi Swap dan Root. Kedua partisi tersebut memiliki fungsi yang berbeda, adapun fungsi dari kedua partisi tersebut adalah sebagai berikut
- Partisi Swap adalah sebuah partisi virtual yang berfungsi untuk membantu penyimpanan data apabila Memory RAM kita Penuh. Untuk kapasitas partisi Swap adalah dua kali kapasitas memory RAM kita, Contoh : apabila memory RAM kita berkapasitas 1024 Mb (1Gb) maka kapasitas dari partisi Swapnya adalah 2000 (2Gb).
- Partisi Root adalah sebuah partisi panyimpanan kita, jadi partisi ini adalah partisi untuk menyimpan semua data yang kita simpan nantiknya. Untuk kapasitas dari partisi Root ini tidak ada ketentuan, artinya partisi Root ini kapasitasnya sesuai dengan keinginan kita.
Mungkin itu penjelasan singkat dari sebuah partisi yang harus di perhatikan waktu pas installasi Linux debian, untuk yang masih belum mengetahui bagaimana caranya untuk installasi Debian berbasis Text bisa di baca lewat Link dibawah ini
Baiklah berikut ini adalah langkah langkah untuk membuat sebuah partisi Swap di Linux Debian
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam membuat sebuah partisi Swap di Linux Debian adalah memilih Manual pada partitions Disk
Kemudian langkah selanjutnya adalah pilih Hard Disk yang telah terbaca oleh Os Linux debian. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut
Kemudian pilih Yes untuk membuat sebuah tabel partisi di dalam sebuah hard disk yang belum dibuat sebuah partisi. Untuk lebih jelasnya bisa di lihat pada gambar berikut
Langkah selanjutnya adalah pilih FREE Space
Kemudian pilih Create a new partitions untuk membuat sebuah partisi
Seperti yang telah di jelaskan diatas. Karna disini kita mempunyai kapasitas Memory RAM adalah 512 Mb atau setara dengan Setengah Gb, maka yang harus diisi dari kapasitas partisi Swapnya adalah 1024 Mb (1Gb)
Langkah selanjutnya pilih Logical
Kemudian pilih End
Langkah selanjutnya adalah pilih Use as atau terletak di paling atas. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut
Karna disini membuat sebuah partisi Swap, maka kita pilih yang Swap Area
Kemudian pilih Done Setting up the partitions untuk menyelesaikan pembuatan partisi
Maka setelah proses pembuatan partisi swap sudah selesai, maka tampilan menu partisi akan terlihat pada gambar berikut
Karna partisi swap sudah selesai di buat, maka yang selanjutnya adalah membuat partisi Root. Untuk membuat partisi Root ini tidak ada bedanya dengan pembuatan partisi Swap, hanya perbedaannya terletak pada Menu Use as
Apabila kita membuat partisi Swap Use as-nya adalah Swap area (seperti diatas)
Apabila kita membuat partisi Root maka Use as-nya adalah Ext3 Journaling file System












